Senin, 09 Maret 2020
Pergilah
Aku tahu kok dan aku memaklumi,
tak apa jika kamu menyerah untuk membersamaiku.
Aku tahu berdiri di belakangku itu melelahkan,
karna jalanku tak pernah terlihat ujungnya.
Aku selalu berkata bahwa sebentar lagi kita sampai,
tapi aku tahu kamu tahu bahwa itu hanyalah caraku untuk menghiburmu.
Sorry not sorry tapi ada yang harus lebih aku cintai.
So, leave it!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Aku tak pernah kau anggap sebagai rumah
Di dunia yang ramai, terlalu banyak godaan Meski pada awal perjalanan kita diberi gambaran Melewati petunjuk berupa rambu-rambu yang memenuh...
-
Pict by Pinterest: https://pin.it/4YAvSNh Dialog 2 manusia Manusia 1: "Lihatlah, banyak ulat di tanamanku yang indah ini." Manus...
-
"MIMPI" Aku tersenyum untuk momen di belakangku, dua orang yang ku kenal tampak saling melemparkan senyuman. Itu sudah biasa ku li...
-
Memperbaiki garis putih yang memudar Luasnya jalan setapak tak pernah terlihat sempit untuk mimpi-mimpi itu Kamu satu-satunya yang ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar