Harapan itu seperti langit: indah, tinggi, luas, tak tersentuh
Selalu tak pernah bosan untuk kau lihat
Ia membuatmu betah berlama-lama hanya untuk mengaguminya
Kau habiskan waktumu untuk melihatnya bukan untuk meraihnya
Lalu ketika langit berubah menjadi gelap dan habis kesempatanmu untuk memandanginya dengan leluasa, kau mulai panik
dan seakan ingin menariknya untuk kembali bisa kau nikmati
tapi itu bukan milikmu kawan
karena tak pernah ada usaha untuk kau meraihnya
Dia menghilang dan memang sewajarnya begitu
Dia telah kembali kepada pemiliknya
Jadi apa yang sudah kau lakukan selama ini?
Termenung tak membuatmu lantas beruntung mendapatkan apa yang selama ini kau kagumi dengan mata
-aku dan hati yang sedang patah entah karena apa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar