“YANG TERPATRI”
By : Enthy
Aku menatap langit di pagi hari,
saat dinginnya membuatku memeluk
diri sendiri
Aku bertanya pada mentari, apakah kau bisa
mencairkan sesak di relung hati?
Aku berharap kau setuju, Untuk
menenggelamkan
aku bersama kehangatanmu,
memecah dinginnya dia,
membekukan jarak antara aku dengannya
Ah sudahlah, aku seperti seseorang
yang tak terbiasa dengan penolakan
Kamu benar, aku hanya gadis biasa
yang sedang mencoba menguntai kata
Mungkin dia benar, untukmu
aku tak lebih dari seorang pengganggu
Memberikan kenangan tak berarti
di ladang pikiranmu
Tetapi, ingatlah ini
di ladang pikiranmu
Tetapi, ingatlah ini
Suatu hari nanti,
entah di lembaran keberapa dalam hidupmu
Aku akan membuatmu tertarik
melihat senja bersamaku
yang dahulu sering mengusikmu
yang dahulu sering mengusikmu

2 komentar:
Uanjayy :v
Mantap Thy, walau ada yg kelebihan spasi :v
Sip mantaapp lanjutkan Enthy sayaang
Posting Komentar