Rabu, 22 Juli 2020

Mimpi

"MIMPI"


Aku tersenyum untuk momen di belakangku, dua orang yang ku kenal tampak saling melemparkan senyuman. Itu sudah biasa ku lihat sebenarnya, yang tak biasa adalah tempatnya yaitu bukan di tempat kerja. Lalu saat aku menoleh kembali ke depan, rasa-rasanya aku benar-benar tak bisa menghilangkan senyumku. Saat ini adalah  hari yang aku dambakan, aku menatap langit yang sama cerahnya dengan hatiku saat ini. Matahari yang bersinar serupa lengkungan bibir yang ku balut warna jingga di dalamnya. Aaaahh seperti itu ya rasanya liburan. Sayang, aku terbangun dari mimpi itu begitu cepatnya, sampai aku takut lupa bagaimana rasanya.





Sekedar Penulis

"Sekedar Penulis"




Pada akhirnya, seindah apapun kisah yang ingin ditulis oleh seorang manusia tak akan seindah takdir yang yang sudah tertulis dalam kehidupan manusia. Mungkin orang-orang yang pernah tersakiti pada akhirnya akan bersama untuk saling menyembuhkan luka. Dan orang-orang yang sedang memantaskan diri juga akan bersama untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, mewujudkan visi misi pernikahan, yang mungkin semua cerita itu tak pernah terbayangkan.Tapi selalu ada jaminan untuk sebuah kebahagiaan, Allah yang jamin. 

Aku tak pernah kau anggap sebagai rumah

Di dunia yang ramai, terlalu banyak godaan Meski pada awal perjalanan kita diberi gambaran Melewati petunjuk berupa rambu-rambu yang memenuh...